Tiger Woods, pegolf legendaris yang telah meraih 15 gelar major, diperkirakan tidak akan berpartisipasi dalam US Open maupun US Senior Open. Hal ini disampaikan oleh Mike Whan, CEO dari United States Golf Association (USGA), dalam wawancara terbaru.
Woods saat ini sedang menjalani pemulihan di Swiss setelah terlibat dalam kecelakaan mobil di Florida pada bulan Maret, di mana ia ditangkap karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Dalam penangkapan tersebut, pihak kepolisian menemukan dua pil opioid resep, hydrocodone, di saku Woods. Pil ini digunakan Woods untuk mengatasi rasa sakit pasca sejumlah operasi besar yang telah dijalaninya.
Dengan usia yang kini telah mencapai 50 tahun, Woods kini memenuhi syarat untuk berkompetisi di Champions Tour, di mana tuntutan fisiknya lebih ringan. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa ia bisa saja berpartisipasi dalam US Senior Open yang dijadwalkan berlangsung di Scioto Country Club pada awal Juli, setelah US Open di New York pada bulan Juni.
Meskipun demikian, Whan merasa sangat tidak mungkin bagi Woods untuk kembali bermain di kedua turnamen tersebut. Ia menyatakan, “Saya akan sangat terkejut” saat ditanya tentang kemungkinan Woods tampil di US Open di Shinnecock Hills. “Tentu saja, jika ia siap, itu akan menjadi hal yang luar biasa bagi acara tersebut dan bagi dirinya sendiri juga. Namun, apa yang ia alami saat ini jauh lebih besar dari sekadar golf.”
Whan juga menambahkan bahwa Woods telah membuktikan sebelumnya bahwa ketika ia fokus pada sesuatu, ia akan mencapai kesuksesan. “Saya yakin ia masih memiliki banyak tahun untuk bermain di kejuaraan USGA. Namun, saya rasa ia tidak akan bermain di kejuaraan USGA 2026 mendatang. Jika ia akhirnya bermain di kejuaraan USGA, itu akan menjadi hal yang hebat, tetapi saat ini, saat saya memikirkan Tiger, itu bukan hal yang paling penting bagi saya,” tutup Whan.
Situasi ini menyoroti tantangan yang dihadapi Woods, yang dikenal tidak hanya sebagai pegolf hebat, tetapi juga sebagai sosok yang inspiratif. Bagi penggemar golf di Indonesia, kisah Woods tetap menarik untuk diikuti, baik dalam aspek olahraga maupun perjuangannya melawan cedera dan tantangan pribadi.















Leave a Reply